Sosok ayah kandung Ressa Rizky Rossano menjadi sorotan publik setelah pemuda 24 tahun itu mengaku sebagai anak Denada, meski tidak diakui oleh penyanyi tersebut.
Ressa tetap yakin bahwa Denada adalah ibu kandungnya.
Namun, hingga kini identitas ayah kandungnya masih menjadi misteri karena keluarga memilih merahasiakannya.
Tante Denada, Ratih Puspita Dewi, mengaku tahu siapa ayah Ressa, tetapi enggan membeberkannya saat tampil dalam podcast Denny Sumargo, Senin (26/1/2026).
"Enggak tahu (atau) tahu tapi enggak mau kasih tahu? Yang mana jawaban yang benar?" tanya Denny. Ratih hanya tersenyum dan menjawab, "Tahu, tapi enggak (mau kasih tahu)."
Ressa sendiri menyatakan bahwa yang terpenting adalah ibu.
Berawal dari Denny Sumargo bertanya soal siapa ayah kandung dari Ressa Rizky Rossano.
"Tapi maaf ya, pasti tahu ya bapaknya siapa?" tanya Denny Sumargo, melansir Tribun Medan.
"Saya...enggak tahu ya," jawab Ratih sambil tertawa.
Denny Sumargo seolah memahami bahwa Ratih sebenarnya tahu.
Hanya saja tante Denada tersebut enggan untuk membicarakannya.
"Enggak tahu (atau) tahu tapi enggak mau kasih tahu? Yang mana jawaban yang benar?" tanya Denny lagi.
"Tahu, tapi enggak (mau kasih tahu)," jawab Ratih lagi sambil tersenyum.
Menghargai keputusan Ratih, Denny Sumargo kemudian bertanya pada Ressa tentang sosok ayah kandungnya.
Ternyata Ressa juga tidak tahu siapa sosok ayah kandungnya karena keluarga masih merahasiakan.
"Yang penting kan ibu," jawab Ressa kemudian.
Kemudian kakak ipar Ressa yang juga menjadi kuasa hukumnya, Ronald, mengatakan bahwa Ressa memiliki hak untuk tahu jika memang Ressa menginginkan hal itu.
"Kan otomatis itu alamiah (ingin tahu lama-lama). Tinggal saya sebagai kakaknya, kalau dia minta ke saya untuk memperjuangkan, itu pun akan saya perjuangkan," ujarnya.
Ratih yang juga ibu angkat Ressa akhirnya menceritakan momen saat Denada menitipkan anaknya tersebut kepadanya.
Tepatnya di tahun 2002, ketika Ressa baru berusia 10 hari dibawa ke Surabaya tanpa didampingi Denada.
Saat itu, Ressa yang ada di Bandara Juanda dijemput oleh suami Ratih dan satu asistennya.
Kemudian, Ressa yang masih bayi lantas dibawa ke hotel.
"Jadi dijemput sama bapaknya Ressa (suami Ratih) dan emak yang biasa masak di rumah. Dijemput di Bandara Surabaya, dibawa ke hotel dulu, kami ambil di hotel," ujarnya, melansir Grid.ID, Minggu (25/1/2026).
Penyerahan Ressa tersebut tanpa kehadiran Denada.
Sementara bayi Ressa diserahkan oleh nenek Denada yang merupakan buyut dari Ressa.
"Tapi tanpa Denada. Neneknya Denada yang memberikan. Neneknya, buyutnya Ressa ini," lanjutnya.
Ketika bersedia mengurus Ressa, Ratih juga sempat dijanjikan sesuatu.
Nenek Denada menyebut bahwa pihak mereka akan menyuplai kebutuhan Ressa, yang ternyata janji tersebut tak terealisasikan.
"Katanya dulu, 'Enggak usah khawatir soal susu, pasti datang truk-trukan', ini-itu, tapi enggak ada semua," tutupnya.
Kesaksian sopir
Kala itu, Ressa yang diisukan sebagai anak yang tak jelas asal usulnya, membuatnya tertekan dan menanggung malu.
Ia pun kemudian berupaya mencari tahu dengan mengawali dari keluarga dekat yang 24 tahun silam bersama dalam satu mobil dari Jakarta ke Banyuwangi, saat Denada memberikan Ressa kepada keluarganya untuk dirawat.
"Saya tanya semua keluarga yang naik mobil saat itu, tidak ada yang mau bilang," kata Ressa, dikutip dari Kompas.com.
Tekad Ressa berapi-api, nalurinya mengatakan bahwa ia harus mencari tahu sendiri meski peluang tampak tertutup.
Ia akhirnya menemukan seseorang yang menjadi saksi dan berperan sebagai sopir di mobil yang membawanya dari Jakarta ke Banyuwangi.
Seseorang yang tak disebutkan namanya tersebut tinggal di wilayah Kecamatan Licin.
Ressa yang telah lulus SMA, diantar dua temannya nekat berkunjung ke sana dengan satu motor.
"Sampai sana saya ketemu, orangnya kaget, nangis," tutur Ressa.
Dari seseorang yang kini telah meninggal dunia tersebut, Ressa mengatakan bahwa ia akhirnya mengetahui bahwa dirinya merupakan anak Denada.
Namun, hal itu tetap disimpannya rapat-rapat.
Meski diakuinya sedih, ia tetap menjalani hubungan dengan Denada sebagaimana saudara sepupu dan memanggil ibunya dengan sebutan 'mbak'.
Setelah bertahun-tahun menyimpan, Ressa kemudian mengutarakan permintaannya untuk diakui,
Namun, Denada bergeming dan mengatakan bahwa Ressa adalah adiknya, bukan anaknya.
Ressa yang sakit hati atas hal itu lalu memutuskan untuk menggugat Denada ke PN Banyuwangi dengan nilai gugatan mencapai Rp7 M.
Diketahui, sidang perdata kasus gugatan atas dugaan penelantaran anak yang menyeret Denada digelar di Pengadilan Negeri Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis (22/1/2026).
Namun dalam sidang ini, Denada kembali mangkir.
Ia hanya diwakili tim kuasa hukumnya yang baru diganti.
Sejak Ressa muncul, pernyataan dari pihak Denada keluar, baik dari manajemen maupun pengacara.
Dalam pernyataan tersebut, pihak manajemen menyebut isu yang beredar saat ini merupakan persoalan keluarga yang seharusnya berada dalam ruang privat. https://aceh.tribunnews.com/seleb/1009377/sosok-ayah-kandung-ressa-rizky-usai-ngaku-anak-denada-ini-kesaksian-sopir-yang-membawanya-saat-bayi?page=all
Tags:
Denada
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Ressa-Rizky-Rossano-ingin-diakui-anak-oleh-Denada.jpg)