Setelah sebelumnya mengaku tak ingin jadi istri kedua, Inara Rusli kini justru berharap pernikahan sirinya dengan Insanul Fahmi segera disahkan negara.
Padahal Insanul Fahmi hingga saat ini masih resmi jadi suami Wardatina Mawa.
Seolah tak tahu malu, Inara yang sebelumnya mengaku tak mau jadi istri kedua malah betah jadi duri dalam daging di pernikahan Mawa.
Bahkan Inara yang awalnya merasa ditipu Insanul, kini malah ogah mengembalikan suami sirinya itu ke istri sah.
Keinginan Inara Rusli untuk jadi istri sah itu disindir secara langsung oleh Pengacara Insanul Fahmi, Tommy Tri Yunanto.
Menurut Tommy, Inara Rusli seharusnya tidak buru-buru ingin melakukan sidang isbat.
Ia malah menyarankan Insanul Fahmi untuk segera bersujud di kaki Mawa dan meminta maaf.
Keinginan Inara Rusli untuk mengesahkan pernikahannya dengan Insanul Fahmi diungkap oleh pengacaranya, Deddy DJ.
Menurut Deddy, Inara punya keinginan untuk mengesahkan pernikahannya melalui mekanisme isbat nikah.
"Keinginan untuk memiliki payung hukum berupa bukti buku nikah tentu ada. Itu penting untuk kepastian hukum," kata Deddy dikutip dari Kompas.com, Rabu (7/1/2025).
Deddy juga menyebut, secara aturan, poligami dimungkinkan, namun harus memenuhi syarat dan mendapatkan persetujuan dari istri pertama, Wardatina Mawa.
"Soal poligami, memang ada aturannya. Tapi tentu harus seizin istri pertama. Itu nanti akan dilihat seperti apa ke depannya," ungkap Deddy.
Menanggapi hal itu, Pengacara Inasanul Fahmi, Tommy Tri Yunanto mengaku kaget.
Sebab ia belum mendengar adanya keinginan itu dari kliennya.
Ia bahkan mengingatkan soal resiko yang bisa dihadapi oleh kliennya jika nekat melakukan sidang isbat tanpa seizin istri sah.
"Kalau enggak ada izin dari istri sah keluar surat nikah ini menjadi polemik hukum berdampak hukum tuntutannya bisa lebih panjang, lebih tinggi di atas 5 tahun. Nah, ini sudah terima belum risikonya seperti itu?," kata Tommy dikutip dari Youtube Cumicumi, Rabu.
Daripada menjadikan Inara istri sah, Tommy lebih fokus mendamaikan kliennya dengan Mawa.
"Jadi kita pikir ini bagian terpenting adalah bagaimana kita fokus kepada Insanul bisa damailah dengan istrinya, dengan mawa," kata dia.
Ia juga telah mengingatkan Insanul agar bisa merendahkan egonya untuk bertemu dengan Mawa dan meminta maaf.
"Salah satu poin yang paling penting adalah dia meminta maaf dulu sama Mawa. Perkara itu tidak dimaafkan dan proses hukum juga berlanjut, itu suatu risiko, ya kan risiko perbuatan Insanul. Jadi harus dihadapin. Saya rasa yang terpenting itu ya," jelasnya.
Tommy juga meminta Insanul dan Insara bisa mempertimbangkan masalah hukum ke depannya jika nekat melakukan sidang isbat.
"Karena bagaimanapun juga istri sah itu adalah Mawa, sampai detik ini. Kalau mau ya memang harus sepertujuannya Mawa. Kalau enggak, ya enggak bisalah," kata dia.
Menurut Tommy, dirinya tidak pernah berkomunikasi dengan Inara dan selalu memberikan saran kepada Insanul agar meminta maaf pada Mawa terlebih dahulu.
"Saya selalu memberikan saran penting kepada Insanul bahwa bagaimanapun juga istri sahnya itu adalah Mawa. Kamu datang ke dia minta maaf, sujud dia, kalau perlu minta maaf," katanya.
Meski proses hukum yang dilaporkan Mawa tetap berjalan, hal itu menurut Tommy merupakan resiko yang harus dihadap oleh Insanul.
"Tapi setidaknya kamu datang, ngelihat anak dan ngelihat Mawa. Kalau memang nanti si di perjalanan peminta maafannya itu juga tidak diberi maaf, setidaknya kamu bisa lihat anak," ucap Tommy.
"Setidaknya bisa lihat anak dan kamu gentleman di situ. Saya sampaikan di situ. Karena apa? Saya meminta agar secepatnya Insanul lakukan permohonan maaf langsung kepada Mawa," tambahnya.
Daripada memikirkan untuk menjadikan Inara istri sah, kata dia, Insanul sebaiknya mendahulukan meminta maaf pada Mawa.
"Datang aja minta maaf, duduk bareng ya kan itu lebih baik ya karena gimanapun juga istri sah itu masih melekat di Insanul dan di Mawa ya," kata dia.
Namun ia mengatakan kalau soal isbat nikah, adalah hal yang janggal.
"Ya, kalau yang namanya isbat diminta tanpa persetujuan itu kan agak janggal ya. Kalau menurut saya ini satu hal yang menurut saya janggal, enggak lazim lah. Tapi balik lagi semua tuh kan masing-masing punya punya apa namanya keinginan. Tapi kalau memang keinginan itu mau dijalankan, ada resikonya," pungkas Tommy. https://bogor.tribunnews.com/seleb/308024/ngotot-inara-rusli-ingin-jadi-istri-sah-pengacara-insanul-fahmi-beri-sindiran-sujud-dulu-ke-mawa?page=all
Tags:
Inara Rusli
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/Ngotot-Inara-Rusli-Ingin-Jadi-Istri-Sah-Pengacara-Insanul-Fahmi-Beri-Sindiran.jpg)